spot_img
Friday, March 28, 2025
spot_img

Biaya Perbaikan Kerusakan Gedung DPRD Capai Rp 100 Juta

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Pascaricuh Demo Tolak Revisi UU TNI

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Sejumlah kerusakan dialami gedung DPRD Kota Malang pasca demonstrasi penolakan Revisi UU TNI, Minggu (23/3) malam lalu. Beberapa sudut gedung DPRD mulai dari pos satpam, gudang arsip, hingga beberapa ruangan terlihat rusak akibat kericuhan aksi kemarin.

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyampaikan, akibat kejadian itu pihaknya mengalami kerugian material cukup besar. Sehingga pihaknya pun segera melakukan perbaikan dan juga termasuk pengecatan berbagai sudut yang dicoreti oleh massa aksi.

-Advertisement- Satu Harga Tiga Media

“Saya kira untuk cat dan perbaikan ini tidak terlalu banyak ya. Mungkin sekitar Rp 100 juta, ada jendela yang diperbaiki karena lubang, pengecatan, dan perbaikan pos satpam. Mungkin sekitar itu (besaran perbaikannya),” ungkap Mia, sapaannya kepada Malang Posco Media.

Mia pun menyesalkan terjadinya kericuhan saat penyampaian aspirasi tersebut. Sebab, selama ini Mia merasa pihaknya selalu menerima positif apa yang disampaikan oleh para demonstran. Hanya saja, aksi kemarin sulit dikendalikan hingga terjadi kericuhan.

“Kami ini bekerja sebetulnya 24 jam. Kapanpun masyarakat membutuhkan contohnya ketika pelayanan kesehatan, kadang tiap malam butuh pelayanan kami ditelpon. Kami tidak pernah tidak menerima massa aksi,” tambahnya.

Selain gedung dewan, sejumlah kerusakan pascaaksi kemarin juga terjadi di taman Alun Alun Tugu. Beruntung, kerusakan tidak terlalu signifikan, hanya berupa coretan serta sejumlah tanaman rusak.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Noer Rahman Widjaja menyampaikan, untuk perbaikannya diprediksi juga tidak terlalu besar anggaran yang dibutuhkan. Meski demikian, ia belum bisa menyebutkan berapa besar kisaran anggarannya.

“Bisa kami minimalkan untuk perbaikan, sebagaimana kami sudah melakukan efisiensi. Kalau tidak terlalu membebankan biaya ke APBD, tentu kami akan sikapi berdasarkan SDM yang ada di DLH. Sebenarnya kemarin sempat mau dipasang pagar temporary, tapi tidak jadi karena dadakan baru dapat pemberitahuan kalau ada aksi demo,” tutupnya. (ian/aim)

-Advertisement-

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img