spot_img
Monday, June 17, 2024
spot_img

Ramai-Ramai Daftar Wali Kota

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Inep Dikabarkan Ramaikan Bursa Pilkada di PKB

MALANG POSCO MEDIA – Ramai pendaftaran calon wali kota dan wawali Kota Malang di sejumlah parpol. di PKB misalnya, mantan Wali Kota Peni Suparto sempat dikabarkan akan mendaftar ramaikan bursa Pilkada Kota Malang. Sedangkan Nasdem terdapat enam pendaftar.

PKB Kota Malang merupakan salah satu parpol yang mengawali pendaftaran calon wali kota dan wawali Kota Malang. Partai ini ramai pendaftar. Mantan Wali Kota Malang H Moch Anton atau Abah Anton sudah mendaftar di PKB. Selain Abah Anton terdapat sejumlah  figur yang sudah mendaftar sebagai calon wali kota. Yakni M Kharis, Imam Supandi, Adantya Syahreza.  Tercatat pula  Ahmad Farih Sulaiman mendaftar sebagai calon Wawali Kota Malang.

Pendaftaran di DPC PKB Kota Malang diketahui masih dibuka hingga Agustus mendatang. Sejak dua hari terakhir ramai beredar kabar mantan Wali Kota Malang Peni Suparto akan mendaftar di PKB. Kabarnya, Inep, sapaan populer Peni Suparto mendaftar sebagai calon Wawali Kota Malang.

Informasi ini sempat dibenarkan  Jubir Desk Pilkada PKB Kota Malang Anas Mutaqqin. Anas mengatakan   Peni Suparto mulanya  dijadwalkan mendaftarkan diri ke DPC PKB Kota Malang, Kamis (9/5) kemarin pukul 12.00 WIB.

“Informasinya seperti itu, tapi kemudian dibatalkan. Kalau ada informasi lagi akan kami upate,” ungkap Anas memberi penjelasan.

Malang Posco Media mencoba mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut ke Peni Suparto melalui pesan WhatsApp (WA) maupun sambungan telepon kemarin. Namun sampai berita ini diturunkan, Inep  belum memberikan respons.

Ramai pendaftar juga tampak di Partai Nasdem Kota Malang. Sejak sebulan terakhir, Nasdem membuka pendaftaran calon wali kota-wakil wali kota secara terbuka.

Pendaftaran ditutup Kamis (9/5) kemarin. Pendaftar terakhir adalah sosok pengusaha yang juga kader DPD PSI Kota Malang, Ardantya Syahreza. Ia mendaftarkan diri kemarin pukul 13.00 WIB.

“Saya mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota. Tujuannya ingin berbakti untuk kampung halaman saya Kota Malang. Dan ingin berpartisipasi aktif dalam Pilkada Kota Malang. Membawa semangat milenial,” tegas Ardantya usai menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor Nasdem Kota Malang.

Ardantya juga tercatat aktif sebagai kader PSI Kota Malang. Ia mengaku mendaftar di Nasdem Kota Malang  sebagai upaya koalisi partai.

Dia  mengaku pendaftaran dirinya sejalan dengan apa yang menjadi afilasi politik PSI Kota Malang. “Posisi Nasdem saat ini juga sebuah koalisi penting untuk pemerintahan ke depan di pusat. Cita-cita kami sama, ingin membangun sebuah koalisi partai yang besar. Di Kota Malang khususnya koalisi ini harus bisa kerja bersama, membangun anak muda tentu saya akan fight juga,” kata dia.

Sementara itu Sekretaris Nasdem Kota Malang Tri Agus Budi Prasetya menjelaskan ada enam pendaftar yang menyerahkan berkas ke Nasdem Kota Malang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang.

Meski begitu Agus enggan membeberkan siapa saja yang mendaftar itu. Namun informasi yang dihimpun  Malang Posco Media, enam pendaftar itu yakni M Tabrani (Pejabat di Pemkot Malang),  Abd Wahid (kader Nasdem), Budi Fathony (akademisi), Imam Supandi (tokoh pendidikan), dan terakhir Ardantya Syahreza kemarin.

“Hari ini terakhir (kemarin) segera nama-nama yang mendaftar dilakukan penjaringan lagi ke provinsi. Wewenangnya sekarang sudah ke DPW. Nanti akan ada proses lagi seperti wawancara dan penyaringan. Kami juga lakukan penjaringan untuk kader internal,” kata  Agus.

Terbaru dan memulai membuka pendaftaran penjaringan calon kepala daerah adalah PSI Kota Malang. Pendaftaran dibuka Kamis (9/5) kemarin.

“Iya benar, pembukaan secara resmi Penjaringan Bakal Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Malang oleh PSI Kota Malang dimulai hari ini jam 9 pagi,” tegas Ketua  PSI Kota Malang Achmad Faried.

Ditambahkannya, penerimaan Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Malang dilakukan mulai kemarin  sampai dengan 31 Juli 2024. Pendaftaran di buka mulai pukul 10.00 sampai 15.00 WIB dan dibuka setiap hari.

Faried menjelaskan dengan dibukanya desk pilkada maka kesempatan juga terbuka untuk semua calon wali kota Malang mendaftar lewat PSI.

“Semua calon yang mendaftar akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan rekomendasi baik calon dari internal ataupun dari eksternal partai. Sistem seleksi akan transparan dan berjenjang dari pengurus kota, provinsi sampai akhirnya pusat dan akan di berikan rekomendasi oleh ketua umum PSI,” pungkas Faried. (ica/van)

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img