spot_img
Monday, February 26, 2024
spot_img

Serap Aspirasinya, Berikan Solusinya

Berita Lainnya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA – Reses adalah masa efektif bagi anggota dewan untuk bertemu konstituennya dan masyarakat. Waktu yang harus digunakan seefektif dan seefisien mungkin menyerap aspirasi masyarakat dan serta mencarikan solusi persoalan ke depan. Karena itulah, reses harus berlangsung menyenangkan dan sama-sama memberi manfaat.

Kasus ricuhnya peserta reses di wilayah Blitar harus menjadi pelajaran. Bila melihat persoalannya memang sepele. Uang transportasi tak ada. Padahal masyarakat yang datang ke tempat reses sangat berharap. Meski ada minyak dan kaos, namun faktanya masyarakat menghendaki ‘ganti rugi’ atas kehadirannya di tempat reses.

Hari ini hingga sepuluh hari ke depan, di Kota Malang berlangsung reses anggota DPRD Kota Malang. Karena reses sudah dibiayai oleh APBD, maka pelaksana reses harus menggunakan anggaran seefektif dan seefisien mungkin. Bukan hanya diperhatian soal konsumsinya saja, tapi hal-hal yang bisa menyulut persoalan hingga kisruhnya reses juga harus diperhatikan secara serius.

Reses memang kegiatan yang saling terkait. Anggota dewan butuh masukan dari masyarakat. Masyarakat juga butuh menyampaikan aspirasi. Meskipun aspirasi, persoalan dan solusi yang menjadi fokus utama, namun hal lain juga harus diperhatikan dengan sangat baik. Karena masyarakat yang hadir saat reses juga harus meluangkan waktunya, meninggalkan pekerjaannya, termasuk menempuh jarak yang mungkin juga jauh.

Karena itulah, anggota dewan dan panitia pelaksana reses di masing-masing wilayah yang sudah ditentukan harus profesional. Jangan sampai reses hanya sekadar formalitas. Warganya datang ke lokasi, tapi anggota dewannya justru tak hadir di tempat reses. Aspirasi hanya ditulis dan diserahkan ke panitia.

Begitu juga sebaliknya. Anggota dewannya hadir, tapi peserta resesnya ala kadarnya. Jangan sampai kegiatan reses hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Reses harus benar-benar dilakukan dengan serius. Anggota dewan memaparkan program pembangunan tahun 2024. Masyarakat dan konstituen menyampaikan aspirasi dan butuh solusi.

Hasil reses kemudian dibawa anggota dewan ke DPRD Kota Malang untuk jadi materi bahasan di fraksi-fraksi dan komisi. Sejatinya reses adalah dari rakyat untuk dewan dan dari dewan untuk rakyat. Simbiosis mutualisme ini yang harus terus dijaga demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Malang.(*)  

spot_img

Berita Lainnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img