spot_img
spot_img

Bawaslu Buka Pendaftaran  Panwascam

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Bawaslu Kota Malang segera membuka pendaftaran Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) pekan ini. Total kebutuhan petugas Panwascam itu sebanyak 30 orang yang akan ditempatkan di lima kecamatan di Kota Malang 

“Timeline masih sosialisasi, nah untuk pendaftaran Panwascam nanti tanggal 21 September sampai 27 September,” ungkap Kepala Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Kota Malang, Erna Al Maghfiroh kepada Malang Posco Media.

Dijelaskan Erna sapaannya, untuk pendaftaran Panwascam ini ada beberapa pilihan cara pendaftaran. Yakni pendaftaran secara online melalui https://tinyurl.com/panwascammakota.

“Sedangkan kalau offline bisa dikirim ke kantor kami Jalan Teluk Cendrawasih No.1 Arjosari Blimbing,” terangnya.

Dokumen yang perlu disiapkan oleh para pelamar misalnya seperti fotokopi KTP, pas foto, fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang sudah dilegalisir, daftar riwayat hidup, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit atau puskesmas.

Berita Lainnya:  RS Lavalette Gelar Pelatihan Dasar Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan dan Bantuan Hidup Dasar

Selain itu juga surat keterangan bebas narkoba, surat pernyataan tidak pernah menjadi anggota partai politik (Parpol) atau telah mengundurkan diri dari keanggotaan parpol sekurang-kurangnya dalam jangka waktu lima tahun saat pendaftaran.

“Setelah pendaftaran itu kita verifikasi berkas. Kemudian setelah verifikasi berkas, pastinya yang sudah lengkap administrasinya kita umumkan lolos administrasi,” sebutnya.

Setelah pengumuman administrasi pada 12 Oktober mendatang, selanjutnya juga ada tes tulis. Dikatakan Erna, tes tulis itu nantinya akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan dilanjutkan tes wawancara.

Berita Lainnya:  Perbaikan Gorong-gorong Langganan Banjir Dikebut

“Rencana kita CAT di UB. Tapi kita belum komunikasi lagi dimana persisnya. Masih dikomunikasikan dan dipastikan,” bebernya.

Erna mengatakan, jumlah Panwascam sebanyak 30 orang ini memang sesuai dengan kebutuhan. Karena sebelumnya sudah ditentukan setidaknya minimal dua kali kebutuhan.

“Masing-masing kecamatan ada tiga anggota, jadi kalau dua kali ya minimal 6 orang di satu kecamatan. Jadi 30-an itu saja. Tiga orang terpilih dan tiga lainnya untuk mengantisipasi di tengah jalan ada PAW (pergantian antar waktu),” jelas Erna.

Sementara untuk panitia pengawas tingkat kelurahan, dikatakan Erna bakal dibuka pada tahun mendatang dengan kebutuhan masing masing satu orang pengawas. (ian/aim)



BERITA LAINNYA